Solskjaer Pastikan Pogba Tak Kemana-mana Musim Depan

Solskjaer Pastikan Pogba Tak Kemana-mana Musim Depan

Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer menegaskan Paul Pogba tak bakal hengkang dari Old Trafford musim depan dan kini gelandang asal Prancis ini konsentrasi untuk menghadapi Barcelona.

Gosip kepindahan Pogba dari MU terus berhembus. Padahal urusan itu sempat menghilang sesudah Jose Mourinho hengkang dari Old Trafford.

Gosip ini hadir lantaran terdapat isu Zinedine Zidane hendak Pogba menjadi di antara anak asuhnya di Real Madrid musim depan. Di sisi lain, gelandang 26 tahun tersebut menanggapi gosip itu dengan menyinggung gabung kesebelasan sebesar Los Blancos ialah mimpinya.

Gosip soal Pogba tak berhenti hingga di Madrid. Ia pulang dikaitkan dengan Barca sesudah Josep Maria Bartomeu menyatakan bahwa pihaknya pernah mengupayakan mendekati gelandang asal Prancis tersebut sebelum pindah ke Inggris pada tahun 2016 lalu.
Solskjaer lantas ditanya bersangkutan masa mendatang Pogba. Dengan tegas manajer asal Norwegia ini menegaskan bahwa sang pemain tak bakal pindah kemana-mana.

Ia menyinggung Pogba masih akan namun bermain di MU musim depan. Selain tersebut ia pun menyebut Pogba ketika ini konsentrasi untuk menghadapi Lionel Messi cs.

“Paul menunggu hari esok,” kata Solskjaer seperti dikutip Sky Sport. “Ia ialah pemain Man United, ia ialah salah satu pemain besar kami di panggung besar.”

“Ia tahu pertandingan melawan PSG bukanlah momen terhebatnya [Pogba dikeluarkan dari lapangan pada babak 16 besar terakhir dan disanksi guna laga yang kedua] jadi ia hanya konsentrasi bermain bagus kelak melawan Barcelona,” tegasnya.

“Saya pun tidak dapat melihatnya tidak bermain guna Man United musim depan,” klaim Solskjaer.

Continue Reading

You may also like

Solskjaer Berharap Rashford Bisa Beraksi Lawan Barcelona

Solskjaer Berharap Rashford Bisa Beraksi Lawan Barcelona

Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer sangat bercita-cita Marcus Rashford, yang telah berlatih lagi, dapat berlaga melawan Barcelona.

Penyerang lincah berusia 21 tahun tersebut menjadi di antara pemain yang performanya bertambah di bawah asuhan Solskjaer. Gol demi gol mengalir dari pemain timnas Inggris ini.

Namun sepak terjangnya darurat harus terhenti sebab ia merasakan cedera engkel. Cedera tersebut didapatnya jelang laga lawan Wolverhampton.
Namun Rashford telah pulih dari cedera itu. Solskjaer juga menyebut sang striker telah ikut pelajaran lagi meski melulu secara individu.

Meski demikian, ketika ini kondisinya belum terlampau bugar. Namun tetap saja Solskjaer bercita-cita Rashford nanti dapat dimainkan kontra Lionel Messi cs.

“Ia memerlukan pemanasan ekstra dan mudah-mudahan ia tidak bakal mendapat reaksi (negatif). Ia bergabung dengan bagian tersebut pada akhirnya, namun ia tidak dapat bergabung dengan (sesi) kotak, yang adalahbagian yang mengasyikkan dari latihan,” ungkapnya pada Sky Sports.

Continue Reading

You may also like

Solskjaer Akui Bikin Taktik untuk Hentikan Messi Itu Sia-sia Saja

Solskjaer Akui Bikin Taktik untuk Hentikan Messi Itu Sia-sia Saja

Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer menyatakan ia tak bakal merancang taktik khusus guna menghentikan Lionel Messi sebab ia tahu upaya tersebut akan percuma saja.

United bangkit semenjak ditangani oleh Solskajer. Sebagai imbalannya, Setan Merah pun sukses lolos ke babak perempat final Liga Champions.

Mereka lolos dengan mengungguli raksasa asal Prancis, PSG. Namun sekarang mereka mesti berhadapan dengan kesebelasan hebat, Barcelona, yang diperkuat oleh Messi.

Duel lawan Messi cs di leg kesatu bakal dihelat di Old Trafford. Dan sang tuan lokasi tinggal tentu saja bercita-cita mereka dapat mematikan La Pulga supaya upaya mereka meraih kemenangan dapat jadi tidak banyak lebih mudah

Continue Reading

You may also like

Messi dan Barcelona Hebat, Tapi MU Tak Gentar

Messi dan Barcelona Hebat, Tapi MU Tak Gentar

Sulit guna memungkiri bahwa Barcelona ialah lawan yang berat guna Manchester United, khususnya dengan adanya Lionel Messi. Namun Juan Mata merasa bahwa timnya tak memiliki dalil untuk fobia dengan pasukan Ernesto Valverde tersebut.

Barcelona dan Manchester United dipertemukan pada babak perempat final Liga Champions musim ini. Laga leg kesatu antara kedua kesebelasan bakalan dilangsungkan pada hari Kamis (11/4) mendatang di markas The Red Devils, Old Trafford.

Performa rapi Barcelona membuatnya menjadi di antara unggulan juara Liga Champions musim ini. Apalagi Lionel Messi sedang ‘on fire’ dengan daftar 43 gol serta 21 assist dari 40 penampilannya di seluruh kompetisi.
Pertandingan tersebut ditebak akan berlangsung ketat, tetapi tidak tidak banyak yang memandang Manchester United sebagai ‘underdog’. Wajar, performa skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu sedang tidak bagus belakangan ini.

Pada tiga laga terakhir mereka, dua di antaranya berujung pada kekalahan. Bahkan kedua kekalahan tersebut diserahkan oleh satu kesebelasan dengan skor yang sama, yaitu Wolverhampton. Manchester United tumbang dengan skor 1-2.

Oleh sebab itu, wajar andai publik susah untuk menanam The Red Devils dalam posisi yang lebih mengunggulkan ketimbang Barcelona. Tapi Juan Mata tetap diselimuti dengan rasa optimis, tanpa merasa fobia dengan sang juara bertahan La Liga itu.

“Kami ialah Manchester United, dan kami mewakili di antara klub terbesar di dunia. Takut bukanlah katanya, namun menghormati,” tutur pemain asal Spanyol tersebut untuk Daily Star.
Mata mengakui bahwa Barcelona sedang tampil apik, tampak dari kemenangan yang sukses mereka raih atas Atletico Madrid pada akhir pekan kemarin. Tapi, tersebut bukan dalil yang tepat untuk dirinya untuk mencungkil harapan tinggi lolos ke babak semi-final.

“Barcelona ialah tim yang fantastis, di antara tim terbaik di dunia. Kami sangat menunggu duel yang baik dan harapannya dapat lolos,” tambahnya.

“Tentu saja, mereka sedang bagus dan memuncaki klasemen di Spanyol ketika ini. Tapi kami yakin bahwa kami ialah Manchester United dan kami dapat menjalani dua laga dengan baik, serta lolos [ke babak selanjutnya],” tandasnya

Continue Reading

You may also like

Betapa Bahagianya MU Bisa Bertemu Barcelona

Betapa Bahagianya MU Bisa Bertemu Barcelona

Bertemu dengan Barcelona di babak perempat final Liga Champions jelas bukanlah hasil undian yang menguntungkan untuk Manchester United. Namun sang bek, Chris Smalling, malah mengatakan bahwa semua tim gembira saat memahami hasil undian tersebut.

Perjalanan Manchester United di Liga Champions musim ini sarat dengan tim-tim kuat. Di samping PSG yang mereka temui pada babak 16 besar, klub berjuluk The Red Devils tersebut juga sudah menghadapi Valencia serta Juventus ketika masih di fase grup.

Kini, mereka bakalan bertemu dengan Barcelona yang digadang sebagai di antara unggulan juara musim ini. Pertemuan perdana antara kedua kesebelasan akan dilangsungkan hari Kamis (11/4) mendatang di markas kehormatan hati Manchester United, Old Trafford.
Saat ini, Barcelona sedang dalam situasi terbaiknya. Empat dari lima laga terakhirnya di La Liga berhasil disapu bersih dengan kemenangan. Bahkan posisinya di puncak klasemen kian kokoh usai menang atas Atletico Madrid pada akhir pekan kemarin.

Barcelona barangkali bukanlah lawan yang seharusnya diinginkan MU, lagipula mereka baru saja menuai kekalahan dua-duanya atas Wolverhampton. Tapi Smalling justru berbicara bahwa timnya merasa senang dapat bertemu dengan skuat besutan Ernesto Valverde itu.

“Kami seluruh senang. Begitu hasil undiannya keluar, semuanya merasa senang. Kami bergembira kemudian kami berlatih. Setidaknya kami tahu siapa yang sedang di hadapan kami,” kisah Smalling untuk Inside United.

“Saat undian keluar, kamu berpikir, ‘saya hendak melawan tim laksana ini’. Rasanya menyenangkan dapat menguji diri sendiri melawan yang terbaik,” lanjutnya.
Sebagai pemain bertahan, Smalling tentunya akan menghadapi Lionel Messi. Itu ialah tugas yang berat, karena peraih lima gelar Ballon d’Or itu sedang dalam situasi terbaiknya. Pada musim ini, ia sudah mengumpulkan total 43 gol dari 40 penampilan di seluruh ajang.

Namun pemain berumur 29 tahun tersebut tidak merasa gentar sama sekali. Malahan, ia sangat menunggu pertarungan dengan bintang asal Argentina itu berhubung dirinya belum pernah bertemu langsung dalam persaingan resmi.

“Saya belum pernah melawannya secara kompetitif, secara personal, namun melulu dalam laga persahabatan dan pun pra-musim,” tambah Smalling.

“Dia ialah orang yang sangat hendak saya hadapi dan harapannya saya dapat meminimalisir peluang, sebab kami tahu dia ialah pemain ruang belajar dunia. Tapi tidak melulu dia saja; saya pikir mereka [Barcelona] ialah tim ruang belajar dunia,” tandasnya.

Continue Reading

You may also like

Hadapi MU, Valverde Harapkan Magis Messi

Solskjaer Akui Bikin Taktik untuk Hentikan Messi Itu Sia-sia Saja

Entrenador Barcelona, Ernesto Valverde menginginkan bahwa bintang timnya, Lionel Messi akan mengindikasikan magisnya dalam laga perempat final Liga Champions kontra Manchester United pagi-pagi sekali besok.

Barcelona sedang berada dalam performa terbaik jelang duel melawan United. Kondisi bertolak belakang dialami Setan Merah yang sekarang sedang inkonsisten.

Namun, Manchester United punya masa-masa istirahat lebih baik sebab tidak bermain akhir pekan kemarin, sementara Barcelona tampil melawan Atletico Madrid.
Messi memang tengah onfire. Namun La Pulga terdaftar gagal mencetak gol dalam 11 laga perempat final Liga Champions terakhir yang ia lakoni. Terlepas dari kenyataan tersebut, Valverde yakin bahwa Messi akan bercahaya di Old Trafford.

“Messi ialah Messi. Saya memahami bahwa seluruh manajer dan pemain mencari teknik untuk menghentikan dia,” ujar Valverde dalam konferensi pers laksana dikutip Goal International.

“Kita tahu terkadang ada teknik untuk mematikan pemain. Kita bakal lihat apakah itu dapat dilakukan. Kami berharap tidak sedikit pada Messi dan normalnya ia dapat tampil bagus,” tambahnya.

Continue Reading

You may also like

Pique Mewanti Barcelona: Jangan Biarkan MU Bertahan Hidup!

Pique Mewanti Barcelona: Jangan Biarkan MU Bertahan Hidup!

Bek Barcelona, Gerard Pique, sadar bakal ancaman Manchester United. Oleh sebab itu, ia mewanti timnya guna mengkonversi setiap kesempatan menjadi gol supaya skuat besutan Ole Gunnar Solskjaer itu tak mempunyai harapan bertahan hidup.

Barcelona bakal menghadapi Manchester United dalam leg kesatu babak perempat final Liga Champions, Kamis (11/4) pagi-pagi sekali nanti. Pertandingan tersebut sendiri akan dilangsungkan di markas klub berjuluk The Red Devils tersebut, yaitu Old Trafford.

Kondisi Lionel Messi dkk ketika ini sedang lumayan baik. Pada akhir pekan kemarin, mereka sukses mengalahkan Atletico Madrid dalam laga lanjutan La Liga dengan skor 2-0. Hasil tersebut membuat Barcelona kian kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 73 poin.
Barcelona barangkali dalam situasi terbaiknya, tapi tersebut bukan dalil yang tepat untuk memandang sebelah mata Manchester United. Sejak dirawat Ole Gunnar Solskjaer, Paul Pogba dkk sukses menemukan performa terbaiknya.

Contoh yang sangat nyata ialah saat mereka sukses mengalahkan PSG pada leg kedua babak 16 besar. Kala itu, The Red Devils mesti memburu ketertinggalan dua gol dari pertemuan kesatu dalam situasi ditinggal tidak sedikit pemain yang berhalangan tampil.

Tapi pada akhirnya, mereka sukses membalikkan kondisi dan lolos ke perempat final. Berkaca dari laga itu, Pique juga mewanti rekan-rekan setimnya guna tidak memberikan peluang hidup untuk MU andai tak hendak bernasib sama dengan PSG.

“Saya pikir duel melawan PSG ialah contoh terbaik,” tutur Pique dilansir dari Sports Mole. “Saya menonton kedua laganya dan beranggapan PSG bermain baik di babak kesatu, di babak kedua mereka mencetak gol dan dapat menciptakan lebih tidak sedikit lagi,” sambungnya.
Pique sadar bahwa timnya mesti memupuskan asa Manchester United untuk mengembalikan situasi. Caranya, timnya mesti mencetak gol sebanyak-banyaknya pada pertemuan perdana ini.

“Anda dapat mengalahkan mereka dengan mencetak tidak sedikit gol, kamu harus melakukannya sebab mereka ialah tim yang hebat, punya sejarah yang hebat dan telah diperlihatkan pada leg kedua di Paris, walaupun mereka memainkan tidak sedikit pemain muda dari akademi, mereka menang,” tambahnya.

“Laga itu ialah contoh yang bagus guna kami. Kami mesti terus berkonsentrasi semenjak menit mula hingga akhir pertandingan. Kami tahu Manchester United sangat riskan dan kami mesti tampil dengan permainan terbaik guna lolos,” tutupnya.

Continue Reading

You may also like

Valverde: Kehebatan MU Tak Cuma Soal Set Piece Saja

Valverde: Kehebatan MU Tak Cuma Soal Set Piece Saja

Entrenador Barcelona, Ernesto Valverde tampaknya sangat memperhatikan sekali potensi bahaya yang dapat diberikan lawannya di babak perempat final Liga Champions, Manchester United.

United boleh saja tampil tak konsisten belakangan ini. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer mesti menelan tiga kekalahan dalam empat laga terakhir, tergolong dua kekalahan atas Wolverhampton.

Namun terlepas dari kenyataan tersebut, United juga dapat lolos ke delapan besar usai menyingkirkan PSG yang bertabur bintang di babak 16 besar berkat kemenangan mengharukan di Paris.
Salah satu kekuatan United ialah mereka lumayan piawai memanfaatkan kondisi set piece. Namun untuk Valverde, kedahsyatan Paul Pogba cs lebih dari sekadar itu.

“Manchester United ialah tim yang memiliki tidak sedikit kehebatan beda dari sekadar set piece,” ujar Valverde laksana dikutip Goal International.

“Kami tahu mereka paling kuat dalam aspek tersebut, namun mereka ialah lawan yang mendapat penambahan kekuatan dalam urusan yang mereka lakukan,” tambahnya.

“Mereka menjemput laga ini dengan moral tinggi, hendak menunjukkan apa yang mereka dapat lakukan, dan hendak lolos. Kami mesti berhati-hati dengan set piece, serangan bali, dan akibat yang dapat diberikan fans,” tukasnya.

Continue Reading

You may also like

Ketika Pique Bersaksi Perihal Kehebatan Solskjaer

Ketika Pique Bersaksi Perihal Kehebatan Solskjaer

Bek Barcelona, Gerard Pique menyatakan pernah menemukan banyak pertolongan dari Ole Gunnar Solskjaer, pelatih Manchester United ketika ini. Beberapa tahun silam, Pique masih menjadi unsur dari pemain MU, dan Solskjaer adalahsalah satu pemain senior yang paling tidak sedikit membantu dia.

Pique dan Solskjaer akan bertemu lagi, kali ini sebagai lawan. Barcelona tengah bersiap menghadapi MU di Old Trafford pada leg kesatu perempat final Liga Champions 2018/19, Kamis (11/4) pagi-pagi sekali WIB nanti. Laga ini diprediksi akan berlangsung panas.

Di atas kertas, Barca unggul segalanya dari MU, namun Pique tidak sepakat. Dia meminta skuat Barca memperhatikan sekali ancaman kobaran api semangat semua pemain MU. Pique pun menilai kemenangan MU dari PSG di 16 besar dapat jadi latihan berharga.
Pique menilik kembali masa-masa tadinya bergabung MU. Kala itu, dia mendarat sebagai pemain muda yang belum punya empiris di negeri orang. Pique sempat kesulitan, namun Solskjaer selalu menolong dia baik di dalam maupun di luar lapangan.

“Saya menilik Ole sebagai teman setim yang hebat. Ketika saya mendarat di sana saya masih 17 tahun, paling muda, dan dia adalahsalah satu yang sangat tua. Dia tidak sedikit membantu saya guna beradaptasi pada klub, pada negara, dan pada kota kami,” tutur Pique untuk Sky Sports.

“Saya ingat dia sedang di akhir kariernya dan dia mempunyai masalah dengan cedera, namun ketika kamu berlatih bareng dia, kamu bisa menyaksikan bahwa dia punya kualitas guna mencetak gol.”
Sebab itu, sekarang Pique menyatakan senang dapat melihat Solskjaer jadi pelatih MU. Dia mengakui MU tampil jauh lebih baik dan mencetak tidak sedikit gol semenjak mendapatkan sentuhan Solskjaer.

“Merupakan empiris hebat dapat bermain di samping dia. Saya paling senang dapat melihat dia memimpin MU sekarang.”

“Dia mengerjakan pekerjaan yang spektakuler sejak dia memungut alih. Mereka memenangkan tidak sedikit pertandingan dan bermain jauh lebih baik,” tutupnya.

Pique meninggalkan MU pada tahun 2008 guna kembali ke Barca. Laga MU vs Barca pagi-pagi sekali WIB nanti akan jadi peluang kesatu Pique melawan mantan klubnya.

Continue Reading

You may also like

3 Klub yang Bisa Jegal Barcelona di Liga Champions

3 Klub yang Bisa Jegal Barcelona di Liga Champions

Perjalanan Barcelona di Liga Champions sudah menjangkau babak perempat final. Pada etape ini mereka bakal berhadapan dengan Manchester United.

Klub Catalan ini tergolong tim yang difavoritkan menjuarai persaingan pada musim ini. Hal tersebut tidak berlebihan andai melihat pelajaran pemain dan performa mereka sepanjang musim ini.

Blaugrana sendiri paling sangat berambisi meraih trofi Liga Champions, sekaligus berjuang memenangkan treble ketiga dalam sejarah mereka.

Namun, meskipun kehadiran sejumlah pemain terbaik di dunia (baca Messi) di Camp Nou, masih ada sebanyak klub yang lebih dapat menghentikan tahapan Barcelona dalam mewujudkannya mimpinya itu.

Berikut terdapat tiga klub yang dapat menghentikan usaha Barcelona memenangkan Liga Champions musim ini.
Ketika nama Barcelona dicabut dari pot sebagai lawan Manchester United (MU) di perempat final, tentu ada beberapa fans Setan Merah di semua dunia yang merasa kaget.

Barcelona sekarang dalam format permainan yang nyaris sempurna sepanjang musim, dengan bintang mereka Lionel Messi. Beberapa peminat MU tentu tengah beranggapan bagaimana dapat menghentikan maestro Argentina itu.

Faktor Messi dengan tegas memutuskan Barcelona sebagai kesayangan untuk lolos. Pertanyaannya bagaimana tepatnya MU dapat dirasakan sebagai ancaman guna menjatuhkan juara lima kali ini.

MU sebetulnya memiliki lumayan pemain yang dapat menyulitkan klub Spanyol itu. Itu seperti diperlihatkan saat Solskjaer mengindikasikan permainan sepakbola yang berkilauan di awal-awal menjadi manajer.

MU dapat menyingkirkan Barcelona pasti akan mengejutkan, walau tidak tidak jarang kali menjadi hasil sangat mengejutkan musim ini atau bahkan babak ini.

Continue Reading

You may also like